Suasana di sekitar Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, mendadak ramai pada Minggu malam (23/8/2026). Kobaran api terlihat dari kompleks asrama santri Madrasah Aliyah Muallimin NW Anjani sekitar pukul 19.00 WITA.
Bangunan yang terdampak merupakan empat lokal asrama santri. Api diduga berkembang dari bagian atas bangunan sebelum akhirnya meluas dan membakar sejumlah bagian asrama beserta perlengkapannya.
Mendapati kejadian tersebut, warga dan pengurus pondok segera melakukan upaya pemadaman sambil menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran. Setelah tiba di lokasi, petugas langsung melakukan penanganan hingga api berhasil dipadamkan.
Kapolsek Suralaga Iptu Lalu Masoan mengatakan pihaknya telah mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi serta melakukan pemeriksaan awal terhadap peristiwa tersebut.
Menurutnya, bangunan yang terbakar merupakan tempat tinggal santri dan bukan fasilitas ruang belajar. Dari pemeriksaan sementara, kebakaran diduga berkaitan dengan gangguan pada instalasi listrik.
Kondisi asrama yang sedang tidak dihuni menjadi salah satu faktor tidak adanya korban dalam kejadian tersebut. Para santri diketahui masih berada dalam masa libur sehingga tidak terdapat aktivitas penghuni ketika kebakaran berlangsung.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran mengakibatkan sejumlah barang milik santri dan fasilitas asrama mengalami kerusakan. Kasur, lemari, perabot, serta perlengkapan lainnya turut terdampak kobaran api.
Polisi bersama pihak pengelola pondok masih melakukan pemeriksaan dan pendataan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran serta memperkirakan nilai kerugian yang ditimbulkan.
Hingga Minggu malam, situasi di lokasi telah terkendali dan tidak terdapat laporan korban jiwa akibat peristiwa tersebut. (Doc.AA)
Sumber: https://www.radarselaparang.com/2026/08/empat-ruang-asrama-ma-muallimin-syaikh.html
